Tour Festival Lentera Nagasaki di Jepang
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Jepang tidak hanya dikenal sebagai Negara Sakura saja, Jepang juga memiliki aneka festival budaya yang sangat menarik untuk dikunjungi. Warga Jepang dikenal sangat menjaga budaya serta adat istiadat yang dimilikinya, hal ini terbukti dengan banyaknya acara peringatan-peringatan. Bentuk peringatan tersebut, sering diselenggarakan dalam bentuk festival.
Dalam artikel singkat ini akan diulas tentang Festival Lentera Nagasaki. Festival ini yang sangat menarik untuk dikunjungi. Dari festival ini, kita akan melihat berbagai lentera atau lampion yang sangat kental dengan budaya China. Hal ini menunjukkan ternyata Jepang memiliki percampuran budaya dengan negara lainnya.
Masuknya budaya Tiongkok ke Jepang pada tahun 1543 menambah keberagaman budaya di Prefektur Nagasaki. Festival ini pertama kali dipelopori oleh penduduk Tionghoa yang tinggal di daerah pecinan kota Nagasaki dengan tujuan untuk merayakan Tahun Baru Imlek, festival lentera Nagasaki menampilkan lebih dari 15.000 lentera, yang menghiasai kota Nagasaki dengan warna merah dan kuning cerah.
Festival ini diadakan di 10 -13 Shinchi-machi, Nagasaki, Nagasaki. selain lentera wisatawan juga akan menyaksikan berbagai atraksi seperti tarian singa (shishimai), tarian naga (ryu odori), akrobat-akrobat Tiongkok dan pertunjukan instrumen sulap (instrumen senar Tiongkok). Festival ilusi dan eksotis ini berlangsung selama 15 hari.
Lokasi festival lentera Nagasaki diadakan di beberapa tempat yakni Chinatown Shinchi, Chuo Park, Tojin Yashiki, Kofukuji, Kaji-ichi, Haman-machi, dan Koushi-byou. Untuk menuju ke lokasi-lokasi tersebut dari stasiun Nagasaki anda bisa naik tram di jalur 1 atau jalur 5 menuju Tsukimachi, setibanya disana anda bisa berjalan menuju Kawasan diadakannya festival lentera Nagasaki.
Demikian sekilas informasi Traveling Tour Festival Lentera Nagasaki di Jepang , semoga bermanfaat.
_____________________________
denditour.com
Explore: Halal Tourism in Japan
Instagram: @denditour
“Tour Wisata ke Fuji Q Highland Jepang“
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Banyak aktivitas yang dapat dilakukan di Jepang karena banyak tempat wisata yang tersebar di seluruh wilayah di Jepang. bagi para traveler pemula Anda tidak perlu risau, mulai bacalah berbagai artikel tempat wisata di Jepang dan mulailah list tempat wisata yang hendak dikunjungi.
Dalam artikel ini Anda akan disuguhkan menganai destinasi wisata menarik untuk dikunjungi di Jepang, jadi banyaklah membaca dan segera membuat list liburan impian Anda. Kali ini artikel yang akan dibahas adalah wisata Fuji Q Highland Jepang.
Merupakan sebuah taman bermain yang terletak di kaki gunung Fuji, dimana wisata ini dibuka pada tanggal 2 Maret 1968. Fuji Q Highland merupakan themepark yang sangat terkenal dengan roller coaster spektakuler yang menguji adrenalin, dan telah mendapat sertifikasi dari Guinness Book Record.
Pada mulanya Kawasan taman bermain Fuji Q Highland merupakan Kawasan ice skating Bernama Fuji Goko Kokusai Skate Center. Fuji Q Highland menghadirkan beranekaragam wahana yang dapat dicoba mulai dari yang biasa hingga yang memicu adrenalin. Adapun kelebihan lainnya yakni pemandangan gunung fuji yang indah juga menambah pesona taman bermain ini.
Demikian uraian singkat tentang Tour ke Fuji Q Highland Jepang, semoga bermanfaat.
___________________________________
denditour.com
Explore: Halal Tourism in Japan
Instagram: @denditour
“Festival Bintang Tanabata Jepang“
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Jepang dijuluki sebagai negara sejuta festival, salah satu festival yang selalu diadakan tiap tahun dan selalu meriah yaitu festival Tanabata. Perayaan Tanabata akan diselenggarakan setiap musim panas. Namun, tanggal penyelenggaraannya berbeda-beda di setiap wilayah Jepang. Meskipun begitu, perayaan Tanabata akan dirayakan dengan cara dan bentuk yang sama.
Tanabata merupakan salah satu festival budaya tradisional di Jepang yang diadakan untuk memperingati perubahan musim. Festival tanabata juga dikenal sebagai “Festival Bintang”, dimana festival ini menceritakan mengenai kisah cinta yang sangat rumit sepasang kekasih.
Baca juga: Festival Nebuta Aomori Jepang
Di Jepang, Tanabata dirayakan dengan menuliskan permohonan di atas selembar kertas dan menggantungnya bersama dengan dekorasi warna-warni di tangkai bambu. Selain itu, setiap wilayah punya kebiasaan unik dalam merayakan festival Tanabata, sehingga bentuk festival ini dirayakan dengan berbeda-beda di masing-masing wilayah.
Tanabata berasal dari cerita rakyat Tionghoa yang mengisahkan legenda romantis cinta terlarang antara sepasang kekasih, yaitu seorang penenun bernama Putri Orihime dan seorang gembala sapi bernama Hikoboshi.
Pasangan kekasih ini dilambangkan oleh bintang Vega dan Altair, yang dipisahkan oleh galaksi Bima Sakti, dan hanya dapat bertemu satu hari dalam setahun ketika sekawanan burung magpie membentuk sebuah jembatan untuk mereka melintasi sungai surga.
Meskipun waktu penyelenggaraannya berbeda-beda, namun cara perayaan secara garis besarnya memiliki kemiripan. Satu hal yang sama dan dapat ditemukan di Festival Tanabata yaitu adanya dekorasi pohon bambu yang digantungi kertas warna-warni di bagian rantingnya.
Pohon bambu dijadikan hiasan pada festival ini karena pohon bambu akan terus tumbuh menjulang tinggi hingga tembus ke langit. Orang dahulu percaya hal tersebut bisa terjadi karena ada kekuatan misterius. Ada pula yang percaya jika dewa bersemayam di pohon bambu.
Baca juga: Wisata Salju Hokkaido Jepang
Adanya kertas warna-warni yang digantungkan pada ranting bambu pada Festival Tanabata disebut dengan tanzaku. Tanzaku bukanlah kertas biasa, namun berisi permohonan dan doa-doa. Dengan begitu, orang-orang Jepang biasanya menuliskan permohonan dan doa-doa mereka dan ditulis di tanzaku. Mereka berharap jika doa-doa dan permohonan tersebut dikabulkan oleh para dewa.
Demikian uraian singkat tentang Festival Bintang Tanabata Jepang, semoga bermanfaat menambah wawasan tentang budaya di negari Jepang.
___________________________________
denditour.com
Explore: Halal Tourism in Japan
Instagram: @denditour
“Festival Nebuta Aomori Jepang“
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Budaya kesenian tradisional Jepang memang menarik untuk ditonton, terutama bagi para wisatawan mancanegara. Salah satunya acara tradisional paling menarik untuk diikuti yaitu festival Nebuta Matsuri, yang mana pelaksanaannya berlangsung satu tahun sekali. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai Festival Nebuta Aomori di Jepang, yuk simak penjelasannya ya…
Merupakan sebuah festival penyambutan musim panas dengan menggunakan lentera berukuran raksasa. Nebuta merupakan boneka-boneka besar dengan bola lampu dan lampu fluorescent berbentuk kawat dan benang dan direntangkan dengan kertas. Desainnya bervariasi tergantung pembuatnya. Berbagai motif dibuat seperti legenda Jepang dan Cina, tokoh sejarah, Kabuki (pertunjukan klasik Jepang), dewa dan mitos.
Baca juga: Wisata Sapporo Snow Jepang
Di Festival Nebuta Aomori, Anda dapat berpartisipasi sebagai Haneto yang menari di sekitar Nebuta. Tentu pengalaman ini akan sangat mengasikkan. Untuk berpartisipasi sebagai Haneto, tidak diperlukan pendaftaran. Namun, karena mengenakan kostum Haneto itu penting, maka Anda dianjurkan untuk menyewa konsum Haneto dengan biaya sewa kostum sekitar 4,000 yen.
Nebuta merupakan sebuah lentera raksasa yang mengapung dengan megah di sepanjang jalan kota Aomori. Cerita yang berkembang di masyarakat Jepang, Nebuta merupakan sebuah kisah tragis seorang Jendral bernama Aterui, yang berusaha menyatukan orang-orang Emishi dengan tujuan membentuk pasukan tentara untuk melawan pasukan Sakanoue no Tamuramaro.
Pada akhirnya pasukan Aterui mengalami kekalahan dan Aterui dijatuhi hukuman penggal dengan disaksikan para pasukannya. Oleh karena itu untuk mengenang Aterui maka diadakan festival Nebuta dengan membuat sebuah boneka yang terbuat dari kertas dan kawat, yang dibawa berparade di jalan-jalan kota. Festival ini juga dimeriahkan oleh para “Haneto”, yaitu para penari Nebuta Matsuri yang meneriakkan yel-yel dan menari di sekitar “Nebuta”.
Festival ini In syaa Alloh rutin diadakan setiap tahun pada awal bulan Agustus. Jika ingin mengikuti Festival Nebuta Aomori, Anda dapat menuju Stasiun JR Aomori. Kurang lebih sekitar 10 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Aomori dan tiba di jalur diadakannya festival Nebuta. Festival ini juga menyediakan tempat nyaman untuk menonton yakni kursi berbayar atau dapat berdiri di pinggir jalan untuk menikmati kemeriahannya. Bagaimana, berminat menonton? Yuk…
Baca juga: Wisata Salju Hokkaido Jepang
Demikian uraian singkat tentang Festival Nebuta Aomori Jepang, semoga bermanfaat.
___________________________________
denditour.com
Explore: Halal Tourism in Japan
Instagram: @denditour
“Bunraku, Teater Boneka Tradisional di Jepang”
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Salah satu seni budaya tradisional Jepang dalam bidang pagelaran / teater adalah Bunraku. Teater ini menampilkan kesenian boneka yang kaya akan nilai-nilai budaya, sehingga membuat pertunjukan ini menarik dan sering ditampilkan dalam pentas kebudayaan nasional maupun internasional. Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi Anda yang ingin berkunjung ke Jepang.
Bunraku (文楽) merupakan seni tradisional yang mementaskan sebuah lakon atau sandiwara boneka. Bunraku mirip budaya tradisional di Indonesia yakni wayang. Dalam setiap penampilan bunraku didukung dengan berbagai instrumen yang mendukung sandiwara yakni naskah, nyanyian, dan juga musik tradisional.
UNESCO telah menetapkan Bunraku sebagai warisan budaya tradisional Jepang yang harus dilestarikan. Bunraku dimainkan oleh 3 orang dalang yang saling bekerjasama untuk menggerakan bonekanya. Biasanya Bunraku ditampilkan dengan kisah cinta yang tragis, dongeng legendaris, atau peristiwa bersejarah.
Wisata teater Nasional Buranku berlokasi di 1-12-10 Nipponbashi, Chuo-ku, Osaka 542-0073. Pertunjukan Bunraku pertama kali dipertontonkan di Osaka pada tahun 1684, satu teater Bunraku memiliki kapoasitas sebanyak 731 kursi. Pertunjukkan Bunraku biasanya ditampilkan pada bulan Januari, April, Juni, Juli, Agustus, dan November. Dengan estimasi penayangan sekitar 2 hingga 3 minggu setiap bulan.
Demikian uraian singkat tentang Teater Boneka Tradisional Bunraku , semoga bermanfaat.
___________________________________
denditour.com
Explore: Halal Tourism in Japan
Instagram: @denditour
“Wisata Kyoto National Museum Jepang”
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Kyoto dikenal sebagi kota musim gugur. Kyoto yang dulu pernah menjadi Ibu Kota negara Jepang ternyata memiliki sejumlah obyek wisata budaya yang sangat unik dan menarik untuk dikunjungi.
Dahulu negeri Jepang yang berbentuk kerajaan, dan memiliki sejumlah peninggalan dari zaman ke zaman yang saat ini dilestarikan dan berbagai artifaknya disimpan di museum.
Artikel singkat ini akan membahas sekelumit tentang Museum National di Kyoto. Museum ini menyajikan bukti-bukti peninggalan dan beberapa benda yang berhubungan dengan kebudayaan Jepang. Bagaimana menarik bukan? Bagi wisatawan yang tertarik mengenal lebih dalam tentang sejarah dan kebudayaan Jepang, dapat berkunjung di museum ini.
Merupakan museum yang dikelola oleh Institut Nasional Peninggalan Budaya di Kyoto. Museum ini diresmikan pada tahun 1897. Museum Nasional Kyoto (京都 国立 博物館, Kyōto Kokuritsu Hakubutsukan) adalah salah satu museum tertua dan paling terkenal di Jepang.
Baca juga: Wisata Manga Museum Jepang
Bangunan utama museum dibangun pada periode Meiji tahun 1895. Desain arsitektur dalam bangunan museum tetap dipertahankan guna untuk melestarikan budaya. Museum nasional yang menampilkan beranekaragam benda bersejarah ini, mempunyai koleksi artifak dari zaman Heian hingga zaman Edo.
Lokasi wisata Museum National Kyoto terletak di 527 Chayacho, Higashiyama Ward, Kyoto, 605-0931, Jepang. Untuk menuju ke Kawasan wisata dari stasiun Kyoto anda bisa menaiki bus menuju halte bus Hakubutsukan-Sanjusangendo-mae selama 10 menit dengan biaya sebesar 230 Yen. Museum National Kyoto terletak disamping halte bus.
Baca juga: Wisata Bunga Sakura di Keage Incline Kyoto
denditour.com
Explore: Halal Tourism in Japan
Instagram: @denditour
“Wisata Kyoto Botanical Garden di Negeri Jepang”
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Kota Kyoto merupakan salah satu kota yang dikenal sebagai wisata kuil, hal ini dikarenakan banyaknya jumlah kuil yang tersebar di daerah Kyoto. Bagi wisatawan yang tidak berminat mengunjungi kuil, maka taman atau wisata alam bisa menjadi alternaltif pilihan dalam berwisata.
Baca juga: Wisata Nijo-jo Kyoto Jepang
Dalam artikel kali ini akan diulas mengenai tempat wisata alam, yaitu Botanical Garden di Kota Kyoto Jepang. Botanical Garden ini kaya akan tumbuhan serta bunga indah yang dibudidayakan dan dirawat dengan baik. Penasaran bukan? Mari kita ikuti ulasan berikut ini.
Taman botani (Botanical Garden) merupakan taman terbesar kedua yang terletak di pusat kota Kyoto. Tempat ini sangat luas dan dipenuhi dengan beragam tanaman yang dirawat apik. Saat-saat yang menyenangkan ke tempat ini adalah pada musim gugur untuk melihat perubahan warna daun yang sangat cantik dan bermain dengan hamparan daun berwarna cerah yang sedang berguguran. Di awal musim semi, di taman ini Anda bisa melihat keindahan sakura yang mulai bermekaran.
Baca juga: Wisata Bunga Sakura di Keage Incline Kyoto
Di tengah-tengah Botanical Garden ada bangunan kaca yang bentuknya melengkung, yang berfungsi sebagai rumah kaca. Menariknya, di dalam rumah kaca tersebut ada tanaman yang sering kita jumpai di Indonesia, bahkan umum kita lihat di pinggir jalan atau di pekarangan rumah, seperti tanaman kuping gajah, bunga sepatu dan bougenville.
Kyoto Botanical Garden ini berlokasi di Shimogamo Hangicho, Sakyo Ward, Kyoto, 606-0823, Japan. Untuk akses menuju wisata botanical garden ini, dari stasiun Kyoto Anda bisa naik kereta subway Karasuma Line dan turun di stasiun Kitayama selama 15 menit dengan ongkos perjalanan sebesar 290 Yen. Dari stasiun kitayama Anda bisa berjalan kaki menuju area Botanical Garden Kyoto selama 5 menit.
Harga tiket masuk Kyoto Botanical Garden adalah 200 yen untuk orang dewasa dan 150 yen untuk siswa pelajar (harga dapat berubah sewaktu waktu). Tiket ini dapat digunakan berkali-kali dalam sehari, artinya jika kalian ingin keluar dan mencari makan siang lalu ingin masuk kembali ke Taman Botani Kyoto, tidak perlu membeli tiket lagi. Taman wisata ini dibuka pada jam 08.00 – 18.00 malam. Berminat berkunjung?
Demikan ulasan singkat tentang Wisata Kyoto Botanical Garden Jepang, semoga bermanfaat.
denditour.com
Explore: Halal Tourism in Japan
Instagram: @denditour
“Wisata Budaya, berlibur ke Nijo-jo Kyoto Jepang”
Nijo-jo atau Nijo Castle adalah sebuah kastil di Kyoto, Jepang. Istana ini ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya dunia, terletak hampir di pusat kota dengan luas 500 m x 400 m. Nijo-jo Castle dulunya sebuah kastel yang menjadi kediaman resmi shogun (jenderal tertinggi) pada Era Edo saat berkunjung ke Kyoto. Shogun membangun sebuah kastel ini di Kyoto untuk mempermudah semua aktivitas, jika berpergian dari Tokyo ke Kyoto dan sebaliknya.
_________________________________
Power Point (PDF):
_________________________________
Proses pembangunan kastel ini dimulai sejak 1601. Pembangunan memakan waktu berpuluh tahun, hingga akhirnya selesai pada tahun 1926. Dan dibuka untuk umum pada tahun 1940.
Hingga saat ini, Nijo-jo masih berdiri kokoh dan sesuai dengan gambaran umum mengenai kastel Jepang di masa lalu. Bangunan yang cantik dengan arsitektur khas tradisional, dinding kayu yang tinggi bewarna putih, parit-parit lebar di sekeliling kastel, serta tanaman bergaya Jepang.
Area kastel dibedakan dalam tiga bagian yaitu :
Area Ninomaru, dulunya tempat ini sebagai kantor sekaligus kediaman shogun saat berkunjung ke Kyoto. Di area ini, pengunjung akan melihat mengenai kehidupan sosial pada masa itu. Setiap ruangan dilengkapi patung – patung dan lukisan yang menggambarkan situasi istana ini di Era Edo.
Honmaru palace merupakan kompleks istana kedua di Nijo-jo. Ditempat inilah para shogun tinggal bersama pelayan-pelayannya. Area ini dulunya pernah diisi dengan berbagai bangunan penting. Tempat ini dibuka hanya pada waktu khusus saja, misalnya ketika musim gugur untuk menikmati keindahan suasana istana yang dipenuhi beraneka ragam daun yang dapat berubah warna.
Baca juga: Wisata Manga Museum Jepang
Taman – taman yang terdapat di sekeliling Honmaru dan Ninomaru sangat indah dan selalu manarik wisatawan untuk dikunjungi. Taman di Nijo-jo sangat pas di jadikan latar belakang untuk mengambil foto.
Bagi pengunjung yang tidak menggunakan jasa pemandu wisata, disarankan untuk menyewa alat panduan elektronik dalam bahasa inggris. Alat ini dapat disewa di kios yang tidak jauh dari gerbang terluar Nijo-jo.
Baca juga: Wisata Kyoto Botanical Garden
Demikian uraian singkat tentang Wisata Nijo-jo Kyoto Jepang, semoga bermanfaat.
_________________________________
denditour.com
Explore: Halal Tourism in Japan
Instagram: @denditour
“Wisata Arashiyama Monkey Park Iwatayama di Kyoto Jepang“
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Kawasan Arashiyama Kyoto merupakan wisata favorit pengunjung yang menginginkan ketenangan dan kenyamanan. Bagi wisatawan yang berminat berwisata selain wisata alam, maka anda perlu mencoba mengunjungi wisata Arashiyama Monkey Park Iwatayama.
Ketika anda mengunjungi wisata ini, selain anda menikmati pemandangan alam Arashiyama yang sejuk, anda juga dapat melihat serta bermain dengan segerombolan monyet liar. Tingkah lucu dari para monyet tentu saja akan menarik perhatian bagi wisatawan.
Monkey Park Iwayatama merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Kyoto, di dalamnya tidak hanya terdiri dari pemandangan alam yang indah melainkan juga terdapat segerombolan monyet. Wisata ini tentu sangat recommended untuk dikunjungi bersama keluarga dan anak-anak.
Baca juga: Wisata Hutan Bambu Jepang
Monkey Park Iwayatama berlokasi di 61 Arashiyama Nakaoshita-cho, Nishikyo-ku, Kyoto-shi. Di wisata ini penggunjung tidak diperbolehkan membawa makanan/minum dari luar, karena sudah disediakan di rest area. Pengunjung hanya boleh memberi makanan pada monyet di tempat-tempat yang sudah ditentukan, dilarang menyentuh, dan sebisa mungkin menghindari kontak mata dalam waktu lama.
Untuk mencapai Monkey Park, Anda bisa jalan kaki kurang lebih 5 menit dari Stasiun Hankyu Arashiyama atau 13 menit jalan kaki dari Stasiun JR Saga Arashiyama. Sedangkan untuk menuju tempat berkumpulnya monyet, Anda harus berjalan sekitar 20 menit melalui jalanan menanjak. Untuk itu disarankan agar anda menggunakan pakaian serta sepatu/sandal yang nyaman.
Untuk mengunjungi wisata Monkey Park Iwatayama anda akan dikenakan biaya sebesar 500 Yen tiap orang (harga dapat berubah sewaktu-waktu). Dengan Jam buka, tanggal 15 Maret-30 September jam 9.00-16.30 dan tanggal 1 Oktober-14 Maret jam 9.00-16.00.
Baca juga: Wisata Monkey Park Jepang
Demikian sekilas info tentang Wisata Arashiyama Monkey Park Iwatayama di Kyoto Jepang, semoga bermanfaat.
denditour.com
Explore: Halal Tourism in Japan
Instagram: @denditour
“Wisata International Manga Museum di Kyoto Jepang”
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Museum merupakan tempat unik untuk menyimpan sebuah barang dengan sejarah ataupun yang unik serta limited edition. Sehingga tak heran jika barang-barang yang ada nilainya sangat fantastis dan bahkan tidak ada duanya di dunia.
Jepang yang merupakan negara yang kaya akan sejarah serta keunikan, tentu punya alasan mengapa banyak museum didirikan disana. Selain untuk tetap melestarikan budaya, museum tersebut dibuat dengan tujuan hiburan dan juga ilmu pengetahuan.
Istilah “manga” berasal dari kata asli dalam bahasa Jepang yang terdiri dari dua suku kata: man- yang berarti acak dan –ga yang bermakna gambar. Manga merupakan kesenian khas Jepang berupa komik atau novel grafik yang berisikan cerita atau gaya Jepang pada akhir abad ke-19. Menurut sejarah, Manga mulai terkenal di abad 20 karena munculnya manga berjudul “Astro Boy” yang dibuat oleh mangaka bernama Tezuka Osamu.
Merupakan tempat di mana pecinta manga (anak-anak atau orang dewasa) dapat menikmati sore yang menyenangkan sambil belajar lebih banyak tentang sejarah manga di Jepang. Museum manga di Kyoto ini didirikan didirikan pada bulan November 2006, dimana dulunya Gedung museum ini merupakan Sekolah Dasar Kyoto Tatsuike di distrik kota Nakagyō.
Baca juga: Wisata Museum Ghibli Jepang
Museum manga ini memiliki 300.000 koleksi manga, mulai dari zaman edo hingga zaman modern. Terdapat banyak buku manga yang tertata rapi di rak. Pengunjung bisa melihat-lihat manga secara bergantian.
Lokasi museum ini terletak di 452 Kinbukicho, Nakagyo Ward, Kyoto, 604-0846, Japan. Dimana untuk menuju museum manga dari stasiun Kyoto, anda bisa melanjutkan perjalanan dengan Subway Kyoto City menuju Karasuma Oike Station, setelah itu perjalanan dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 6 menit menuju lokasi museum manga international.
Museum manga international Kyoto ini buka pada pukul 10.00 pagi hingga pukul 18.00 sore, namun yang perlu diperhatikan bahwa waktu penutupan ini dapat berubah, sehingga bagi anda yang hendak berkunjung diharapkan untuk dapat membuat janji sebelum kedatangan melalui website resmi.
Baca juga: Wisata Seru ke Istana Osaka Jepang
Selanjutnya untuk memasuki museum, pengunjung akan dikenakan biaya tiket sebesar 800 Yen untuk dewasa dan 500 Yen untuk anak-anak (harga dapat berubah sewaktu -waktu). Bagi anda wisatawan mancanegara anda tidak perlu khawatir karena disini disediakan manga dengan edisi berbahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional. Bagaimana menarik bukan? Yuk diagendakan…
Demikian uraian singkat tentang Wisata Kyoto International Manga Museum di Jepang, semoga bermanfaat.
___________________________________
denditour.com
Explore: Halal Tourism in Japan
Instagram: @denditour
Assalamu'alaikum...